Temanggung, nasionalku.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Inspektorat kembali memperluas pendidikan antikorupsi lewat penyelenggaraan Lomba Poster Digital. Kegiatan ini digelar di Graha Bhumi Phala pada Kamis (20/11/2025) sebagai bagian dari rangkaian Road to Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025.
Inspektur Pembantu II Inspektorat Temanggung, Yuni Wulansari, menjelaskan bahwa lomba ini menjadi lanjutan dari berbagai kegiatan edukasi antikorupsi yang telah dilakukan sepanjang tahun. Menurutnya, langkah ini penting untuk menanamkan integritas sejak dini kepada pelajar, ASN, dan masyarakat luas.
“Sebelumnya kami telah melaksanakan sosialisasi antikorupsi di delapan sekolah pada masa MPLS, serta kepada ASN dan kepala desa. Di samping mendapat juara, tentu harapannya nilai-nilai antikorupsi bisa menjadi budaya sejak dini di Kabupaten Temanggung,” ujar Yuni.
Ia menegaskan bahwa upaya membangun masyarakat berintegritas tidak cukup hanya dengan slogan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari para guru pendamping. Aben Bagaskara, guru SMA Negeri 1 Temanggung, menilai bahwa lomba ini menjadi ruang positif bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas, sekaligus melatih keberanian mereka mengikuti kompetisi.
“Harapannya, anak-anak bisa lebih berani ikut lomba. Banyak siswa suka menggambar, tetapi masih malu untuk mempublikasikan karyanya,” kata Aben.
Ia menambahkan bahwa dengan adanya kriteria penilaian yang jelas, peserta semakin terpacu untuk menghasilkan karya kreatif sekaligus bertanggung jawab, sehingga pesan antikorupsi dapat tersampaikan secara tepat dan menarik.
Melalui lomba ini, pemerintah berharap nilai-nilai integritas dapat tertanam kuat pada generasi muda, seiring upaya menciptakan Temanggung sebagai daerah yang bersih dan bebas korupsi.
Sumber: infopublik.id





















