Breaking News

Home / Berita Unggulan / Nasional / Peristiwa

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:19 WIB

372 Tenaga Medis Dikerahkan Layani Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Tengah

372 tenaga medis dikerahkan di Tapanuli Tengah untuk layani warga terdampak banjir. Puluhan posko kesehatan beroperasi dan obat-obatan aman terkendali. Foto: infopublik.id

372 tenaga medis dikerahkan di Tapanuli Tengah untuk layani warga terdampak banjir. Puluhan posko kesehatan beroperasi dan obat-obatan aman terkendali. Foto: infopublik.id

Nasionalku.com – Sebanyak 372 tenaga medis dikerahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Upaya ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Taptengbersama berbagai instansi pada Jumat (5/12/2025) sebagai langkah cepat memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal.

Tenaga medis tersebut terdiri atas 260 perawat, bidan, dan tenaga kesehatan puskesmas, serta 46 dokter umum. Dukungan tambahan juga datang dari berbagai unsur, di antaranya TNI AU (7 orang), Dinas Kesehatan Provinsi (7), Universitas Sumatera Utara (13), Mersi (5), tenaga kesehatan dari Bogor (2), Poltekkes (7), TNI AD (14), serta Dankesya (11).

Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, memastikan bahwa seluruh warga terdampak tetap mendapat layanan medis, meski dua puskesmas sempat terdampak banjir. Setelah pembersihan, kedua fasilitas tersebut kembali beroperasi normal.

Sementara itu, meski gudang instalasi farmasi Dinas Kesehatan mengalami kerusakan, distribusi obat-obatan dinyatakan aman. “Kami tidak mengalami kendala obat karena langsung disuplai oleh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kementerian Kesehatan. Sampai 6 Desember 2025, semuanya aman dan terkendali,” kata Lisnawati.

Baca Juga:  Transportasi Haji 2025: Kemenag Resmi Jalin Kerja Sama dengan Saudia Airlines

Hingga kini, terdapat 63 posko kesehatan yang berdiri di seluruh wilayah Tapteng, terdiri atas posko statis dan posko bergerak. Sebanyak 23 puskesmas berfungsi sebagai posko statis dengan layanan 24 jam. Pelayanan juga dilakukan melalui kunjungan rumah ke rumah serta posko kesehatan di pengungsian dan RSUD Pandan.

Untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi, tenaga kesehatan TNI diterjunkan menggunakan helikopter, memastikan tidak ada warga yang terlewat dari pelayanan.

Keluhan kesehatan warga didominasi batuk, flu, gatal-gatal, mual, dan diare. Karena itu, Pemkab Tapteng dan seluruh unsur kesehatan terus bekerja memastikan layanan berlangsung tanpa hambatan sebagai bentuk kehadiran negara dalam pemulihan pascabencana.

Sumber: infopublik.id

Share :

Baca Juga

Berita Unggulan

IndoBuildTech & GAFA 2025 Tampilkan Inovasi Bahan Bangunan dan Teknologi Kaca Nasional

Berita Unggulan

Fajirah Hasana Habeahan, Siswa MAN Humbahas, Lulus SNBP Kedokteran UI

Berita Unggulan

Rayakan HUT ke-17, Taman Pintar Yogyakarta Perkuat Wahana Edukasi Ramah Anak dan Inklusif

Nasional

KKP Luncurkan Aplikasi “Siap Mutu”, Permudah Proses Ekspor Produk Perikanan Indonesia

Berita Unggulan

Kemenag Gelar Pasaraya Ramadan Competition

Berita Unggulan

Hari Nur Yulianto Doakan PSIS Segera Keluar Dari Zona Merah

Berita Unggulan

Menpora Dito Resmikan Renovasi Madrasah Al Wathoniyah, Tekankan Peran Madrasah dalam Membangun Generasi Emas Indonesia

Nasional

Tak Ada Ampun! Mentan Amran Pecat Pejabat Nakal yang Main Proyek dan Lakukan Pungli