Breaking News

Home / Berita Unggulan / Favorite / Pendidikan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:48 WIB

Pemko Palangka Raya Dorong Pendidikan Budaya untuk Generasi Muda di Tengah Arus Modernisasi

Pemko Palangka Raya dorong pendidikan budaya bagi generasi muda untuk menjaga kearifan lokal Dayak dan memperkuat karakter masyarakat. foto: MC palangka raya

Pemko Palangka Raya dorong pendidikan budaya bagi generasi muda untuk menjaga kearifan lokal Dayak dan memperkuat karakter masyarakat. foto: MC palangka raya

Palangka Raya, Nasionalku.com – Pemerintah Kota Palangka Raya kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan budaya di kalangan generasi muda. Penegasan ini disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, saat menghadiri agenda kebudayaan yang digelar Pemko Palangka Raya, Jumat (5/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Zaini menyampaikan bahwa tantangan pelestarian budaya tidak hanya terkait keberadaannya, tetapi bagaimana generasi muda memahami dan mencintai nilai-nilai budaya tersebut. Ia menilai budaya hanya dapat bertahan jika diwariskan dan dirawat oleh generasi penerus.

“Budaya hanya bisa hidup jika generasinya mau merawat. Karena itu, pendidikan budaya harus masuk dalam ruang-ruang pembelajaran, baik formal maupun informal,” ujarnya.

Zaini menekankan pentingnya mengenalkan nilai-nilai kearifan lokal Dayak kepada anak dan remaja, seperti gotong royong, saling menghormati, dan kecintaan terhadap alam. Selain itu, ia menyoroti pelestarian bahasa Dayak yang mulai jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Baca Juga:  Tim SAR Intensifkan Pencarian Korban Banjir dan Longsor di Sibolga–Tapteng, Komdigi Dirikan Posko Informasi

“Bahasa Dayak adalah identitas. Jangan sampai hilang ditelan zaman. Generasi muda harus diajak kembali mengenal dan menggunakan bahasa daerah,” tegasnya.

Wakil Wali Kota mengapresiasi peran sanggar seni, komunitas budaya, tokoh adat, serta para pelaku kebudayaan yang konsisten menjaga dan mengajarkan tradisi. Menurutnya, pemerintah juga terus memperkuat ruang ekspresi budaya melalui program pembinaan dari Disparbudpora Palangka Raya.

Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Aktivitas rutin, pembinaan seni, pendidikan komunitas, dan ruang kreativitas menjadi kunci agar budaya tidak hanya ditonton, tetapi benar-benar dihidupkan.

“Kita ingin budaya tidak hanya ditonton tetapi dihidupkan. Itu kuncinya,” tambahnya.

Zaini berharap penguatan pendidikan budaya dapat memperkokoh karakter generasi muda sekaligus menjaga harmoni sosial di Kota Palangka Raya.

“Semakin kuat budaya, semakin kuat karakter masyarakat kita,” tutupnya.

sumber: Infopublik.id

Share :

Baca Juga

Agama

Cahaya Asma’ul Husna Sentuh Relung Hati Peserta Seminar Golden Shift Masterclass

Berita Unggulan

UMKM Indonesia Makin Siap Go Global Lewat Program “Anak Muda Bisa Ekspor

Berita

Puluhan Pengajar TPA se-Kapanewon Ngemplak Ikuti Penguatan Kapasitas di Kebumen

Berita Unggulan

2.000 Mustahik Terima Daging Kurban dari Kominfo Digital: Komitmen Nyata Bangun Solidaritas

Berita Unggulan

PSIM Yogyakarta Siap Tantang Malut United, Van Gastel Incar Lanjutkan Tren Positif

Pendidikan

Elluminex Menawarkan Peluang Baru bagi Investor Shiba Inu

Berita Unggulan

Jogjavaganza 2025 Jadi Ruang Kolaborasi, Pariwisata Yogyakarta Makin Dilirik

Berita Unggulan

Profil lengkap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)