Breaking News

Home / Agama / Berita Unggulan / Nasional

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:05 WIB

Kemenag Siapkan Rp26 M untuk Pulihkan Pendidikan dan Layanan Keagamaan di Aceh-Sumatra

Kemenag menyiapkan bantuan Rp26 miliar untuk pemulihan pendidikan dan layanan keagamaan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Foto: kemenag.go.id

Kemenag menyiapkan bantuan Rp26 miliar untuk pemulihan pendidikan dan layanan keagamaan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Foto: kemenag.go.id

Jakarta, nasionalku.com – Pemerintah menetapkan penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sebagai prioritas nasional. Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan bantuan untuk pemulihan fasilitas pendidikan dan layanan keagamaan di wilayah terdampak.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) Percepatan Penanganan Bencana yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Menag menyebut kerusakan fasilitas pendidikan keagamaan cukup signifikan. Tercatat sekitar 470 madrasah, 322 pondok pesantren, serta 13 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri terdampak bencana di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatra.

“Besok kami akan berangkat ke Aceh. Ada bantuan sekitar Rp26 miliar yang disiapkan. Bantuan ini tidak hanya dalam bentuk uang, tetapi juga berupa tanah wakaf untuk mendukung pemulihan,” kata Nasaruddin Umar.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah. Menag juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan penggalangan dana yang mengatasnamakan Kementerian Agama.

Baca Juga:  Kemenag Konsolidasikan Lintas K/L untuk Sukseskan Program Pesantren Ramah Anak

Dalam rapat tersebut, Menko PMK menegaskan penanganan bencana di tiga provinsi itu menjadi prioritas nasional sesuai arahan Presiden. Pemerintah menjamin ketersediaan anggaran serta mendorong percepatan penyelesaian kendala regulasi dan birokrasi.

Pemerintah melaporkan sejumlah perkembangan di lapangan, mulai dari terbukanya wilayah yang sebelumnya terisolasi, pemulihan listrik, distribusi BBM dan LPG, hingga pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak.

Dari sisi perlindungan sosial, Kementerian Sosial menyalurkan santunan bagi ahli waris korban meninggal, korban luka berat, serta jaminan hidup bagi penyintas. Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyebut layanan kesehatan berangsur pulih, dan Perum Bulog memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman.

Kemenag menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah guna memastikan pemulihan layanan pendidikan dan keagamaan berjalan cepat dan optimal di wilayah terdampak bencana.

Sumber: kemenag.go.id

Share :

Baca Juga

Berita Unggulan

Ernando Ari Optimistis Persebaya Bangkit Hadapi PSBS Biak

Berita Unggulan

Wabup Sleman Resmikan Pasar Tradisional Kowen 2 Godean, Dorong Ekonomi Warga Bangkit

Berita Unggulan

Sidang Isbat Penetapan Awal Syawal 1446 H Digelar 29 Maret 2025

Berita Unggulan

Menteri Nusron Dampingi Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Barang Rampasan Negara ke PT Timah Tbk

Berita Unggulan

PSIM Yogyakarta Siap Tantang Malut United, Van Gastel Incar Lanjutkan Tren Positif

Berita Unggulan

Asa Siswi Kalimantan Utara Menjadi Atlet Renang Nasional

Nasional

Menhub Koordinasikan Kesiapan Angkutan Lebaran dengan Gubernur Jawa Barat

Berita Unggulan

Wonderful Indonesia Wellness 2025, Merawat Dunia dan Memulihkan Jiwa