Breaking News

Home / Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

Membuka Pintu Keadilan: YPBH Cakrayudha melalui HUMAS HANS WIBOWO Buktikan Hukum Bisa Dekat dan Bersahabat

YOGYAKARTA | NasionalKu.com, 16 April 2026 – Kesan pelik dan menakutkan sering kali menjadi tembok pembatas bagi masyarakat untuk mengakses keadilan. Namun, Yayasan Pembela Hukum (YPBH) Cakrayudha berusaha meruntuhkan tembok tersebut melalui pendekatan yang manusiawi dan solutif. Melalui Humas sekaligus tenaga pendamping hukum, Hans Wibowo, lembaga ini konsisten membuka pintu seluas-luasnya bagi setiap warga yang membutuhkan tempat berkonsultasi terkait masalah hukum yang mereka hadapi.

Komitmen tersebut kembali dibuktikan dalam sesi konsultasi yang digelar baru-baru ini. Dua warga Kabupaten Bantul, yakni Saudara Damas Afri Zunanta dari Dusun Nglentong, Karang Kulon, Wukirsari, Imogiri, serta Saudari Mia Kenes dari wilayah Pandean, Bangunharjo, Sewon, datang untuk menyampaikan kendala hukum yang sedang mereka alami. Keduanya hadir membawa harapan untuk mendapatkan pencerahan dan jalan keluar yang tepat.

Foto : hans Wibowo & warga yang sedang                       konsultasi

Di tengah kompleksitas perkara yang dibahas, suasana yang terbangun justru jauh dari kesan kaku. Hans Wibowo menyambut kedatangan mereka dengan sikap terbuka, hangat, dan penuh kesabaran. Ia tidak hanya memberikan masukan hukum, tetapi juga membangun ruang dialog yang membuat para pencari keadilan merasa didengar dan dipahami.

Baca Juga:  Pemkot Yogyakarta Gelar Evaluasi Kebersihan Lingkungan Kelurahan 2025

Sikap tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang datang. Bagi mereka, kehadiran YPBH Cakrayudha bukan sekadar lembaga bantuan hukum, melainkan mitra yang tulus.

“Kami sangat terbantu. Pak Hans Wibowo selalu menyapa dengan ramah dan senyum, serta selalu siap meluangkan waktu kapan pun kami butuh bantuan. Beliau tidak membedakan perlakuan, sehingga kami merasa nyaman dan percaya untuk berbagi permasalahan yang kami hadapi,” ungkap salah satu warga usai mengikuti sesi konsultasi.

Menanggapi hal tersebut, Hans Wibowo menegaskan bahwa prinsip keramahan dan kesiapsiagaan adalah fondasi utama dalam pelayanan mereka. Baginya, hukum bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk melindungi dan memberikan solusi.

“Kami sadar bahwa mendekatkan akses hukum sama pentingnya dengan penegakan hukum itu sendiri. Pendekatan yang ramah dan solutif adalah cara kami memastikan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan dan kepastian hukum tanpa rasa takut atau ragu,” ujar Hans.

YPBH Cakrayudha berkomitmen untuk terus menjadi rumah bagi masyarakat yang membutuhkan, membuktikan bahwa keadilan sejatinya dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat dengan cara yang beradab dan manusiawi.

Untuk keterangan lebih lanjut:

Humas YPBH Cakrayudha

Hans Wibowo

(Red / Handoko a.w)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

H – 3 Arus lalu lintas Di Jantung Kota Batang Aman,Lancar,Terkendali.

Berita

TP PKK Condongcatur Beri Kejutan Kue dan Nasi Tumpeng kepada Parmilah Harda Kiswaya

Berita Unggulan

Tim Gabungan Terus Cari Korban Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon, 10 Tewas

Berita Unggulan

Kerja Bakti Massal Mangrove Bali, Mensos Gus Ipul Tekankan Perubahan Berbasis Masyarakat untuk Tangani Krisis Sampah

Berita

Momentum Hari Sumpah Pemuda; Pemkab Sleman Beri Penghargaan Bagi Pemuda-Pemudi Inspiratif

Berita Unggulan

Greget Rumaket Sinudarsana Jadi Spirit Finalis Dimas Diajeng Jogja 2025

Berita Unggulan

Wali Kota Yogyakarta Sebut Penguasaan Bahasa Asing Penting untuk Perkuat SDM

Berita Unggulan

FH UGM–Kejati DIY Buka Ruang Dialog Hukum untuk Warga Kalurahan Sleman