Breaking News

Home / Berita Unggulan / Favorite / Pemerintah

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 09:30 WIB

AHY: Infrastruktur Terintegrasi Jadi Kunci Pemerataan Ekonomi di DIY dan Jasela

Menko AHY tegaskan infrastruktur terintegrasi kunci pemerataan ekonomi di DIY dan Jasela, dorong konektivitas untuk petani, nelayan, dan UMKM. Foto: Humas Kemenko Infra

Menko AHY tegaskan infrastruktur terintegrasi kunci pemerataan ekonomi di DIY dan Jasela, dorong konektivitas untuk petani, nelayan, dan UMKM. Foto: Humas Kemenko Infra

Jakarta, VoiceJogja.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya infrastruktur terintegrasi sebagai kunci pemerataan ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah Selatan (Jasela).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Konferensi bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) di Gedung Nusantara V, Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Rabu (13/8/2025). Pertemuan itu membahas langkah strategis pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan kawasan selatan Jawa.

“DPD RI berupaya membuka jalan agar infrastruktur bisa terbangun sehingga pembangunan ekonomi bisa berkembang. Seperti yang disampaikan Gubernur DIY, jalan tol yang menembus dari selatan ke utara akan mempermudah distribusi hasil pertanian dari Jawa bagian selatan ke berbagai pasar,” kata Menko AHY.

Menurut AHY, kunci keberhasilan pembangunan ada pada pertemuan visi-misi Presiden Prabowo Subianto dalam Astacita dengan agenda prioritas pemimpin daerah. Ia mengakui masih terdapat kesenjangan antarwilayah yang harus dijembatani dengan pembangunan konektivitas.

DIY dan Jasela, lanjutnya, memiliki potensi besar di sektor pertanian, industri, hingga pariwisata, namun keterbatasan infrastruktur masih menjadi kendala. Pemerintah pun tengah menginventarisasi aspirasi daerah, mulai dari proyek yang masih direncanakan hingga yang belum rampung.

Baca Juga:  19 Kesepakatan Strategis Tercapai, RI-Singapura Sepakat Perkuat Masa Depan Kawasan

“Presiden menegaskan bahwa swasembada pangan, energi, air, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan—terutama bagi masyarakat kurang mampu—adalah agenda utama, selain mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” jelas AHY.

Ia menekankan, infrastruktur adalah tulang punggung semua agenda prioritas tersebut. Pemerataan wilayah, kata AHY, akan terwujud bila distribusi produk pertanian hingga hasil UMKM bisa cepat sampai ke pasar dengan harga kompetitif.

“Petani, nelayan, dan pelaku UMKM akan sejahtera jika biaya produksi dan transportasi turun, baik melalui jalur darat, laut, udara, maupun kereta api,” tutupnya.

Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, menyambut positif hasil pertemuan itu. Menurutnya, DPD RI berupaya memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur di Jawa bagian selatan berjalan optimal.

Rapat koordinasi turut dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, pimpinan komite dan anggota DPD RI, serta pejabat Kemenko Infrastruktur. AHY didampingi Deputi Bidang Pemerataan Pembangunan Wilayah Nazib Faizal, Deputi Konektivitas Odo R. M. Manuhutu, serta Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina, Herzaky Mahendra Putra, dan Merry Riana.

Sumber: Infopublik

Share :

Baca Juga

Berita

Genap 3 Tahun, KWT Dewi Sri Kentungan Gelar Tasyakuran

Berita Unggulan

Hadiri Tanam Jagung Kuartal IV, Sri Sultan: Sultan Ground Pemantik Kesejahteraan Petani

Berita Unggulan

Menpora Dito Gaet Groof Company Swiss untuk Majukan Industri Sport Entertainment Indonesia

Berita Unggulan

FIFA dan PSSI Gelar Women’s Football Campaign di Ambon, Dorong Lahirnya Talenta Putri Maluku

Berita Unggulan

Telat Bayar THR? Perusahaan Bisa Kena Denda dan Sanksi Berat!

Berita Unggulan

Milo Activ Indonesia Race 2025 Dinilai Berperan Bangun Budaya Olahraga Sejak Dini

Berita Unggulan

GKR Bendara Hadirkan Jogja Cultural Wellness Festival 2025, Destinasi Harmoni dan Kesehatan Holistik

Berita Unggulan

Wamenpar: Lulusan Pariwisata Indonesia Memiliki Peluang Besar di Pasar Global