Breaking News

Home / Berita Unggulan / Daerah / Pemerintah

Kamis, 9 Oktober 2025 - 16:05 WIB

Lurah Condongcatur Kukuhkan 18 Kelompok Jaga Warga, Bupati Sleman: Jaga Warga Teladan Penjaga Kerukunan dan Kedamaian

SLEMAN, voicejogja.com  – Sebanyak 18 Kelompok Jaga warga tingkat padukuhan di Kalurahan Condongcatur resmi dikukuhkan Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji, Rabu (8/10/2025) malam, bertempat di Pendopo Kalurahan Condongcatur. Bupati Sleman yang hadir dipengukuhan tersebut meminta agar kelompok jaga warga menjadi teladan pelopor kerukunan dan kedamaian.

“Jaga Warga diharapkan bukan sekedar formalitas sebagai realisasi Pergub DIY, namun para pengurus Jaga Warga dapat mengimplementasikan dengan menumbuhkan nilai luhur yang ada di masyarakat dan mengoptimalkan pranata sosial,” kata Bupati Sleman Harda Kiswaya saat memberi arahan dalam sambutannya.

Dituturan Harda, ada ungkapan peribahasa Jawa ‘Rukun Agawe Santosa, Crah Agawe Bubrah’. Mengandung makna agar kita  berusaha menciptakan  kedamaian dan kerukunan dalam hidup bermasyarakat.

Menurutnya, dalam Budaya Jawa sangat menekankan  kerukunan, bahkan kerukunan sebagai ciri dan kekhasan orang Jawa, maka Kelompok Jaga Warga ini dapat mengambil dan menerapkan filosofis tersebut dalam menjalankan peranya di masyarakat.

Ditambahkan Harda Kiswaya, pada saat terjadi Aksi Massa Demontrasi besar di Mapolda DIY beberapa waktu lalu, kelompok Jaga Warga dan masyarakat Condongcatur turut mengawal Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dalam menemui para demontran.

“Saya sanggat bangga dan mengapreasi teman teman Jaga Warga Condongcatur yang bersama petugas keamanan ikut mengawal dan berperan dalam menenangkan ribuan massa. Berdasar pengalaman ini, saya optimis kelompok Jaga Warga di Condongcatur dapat diandalkan dalam menjaga kerukuman dan kedamaian,” tegas Harda Kiswaya.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, melaporkan dari 18 Padukuhan di Kalurahan Condongcatur setiap Kelompok Jaga Warga rata-rata beranggotakan 25 orang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB).

Serta dilengkapi 3 seksi yaitu Seksi Peningkatan Keamanan, Ketentraman dan Ketertiban Umum; Seksi Penguatan Persatuan dan Kesatuan; dan Seksi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

Mereka, lanjutnya, dikukuhkan berdasarkan SK Lurah Condongcatur nomor 116/Kep.Lurah/2025 tentang Pembentukan Pengurus Kelompok Jaga Warga tingkat Padukuhan Kalurahan Condongcatur periode 2025 – 2028.

Baca Juga:  Tarhib Ramadan 1447 H di CFD Jakarta, Wamenag Tegaskan Puasa Baik untuk Kesehatan

“Kedepan seluruh Kelompok Jaga Warga Padukuhan akan mendapatkan pembinaan dari Satpol PP DIY dan Satpol PP Kabupaten Sleman yang dikoordinasikan oleh Jagabaya Kalurahan Condongcatur, karena telah menjadi lembaga resmi.

Masih beber Reno, mulai tahun 2026 Pemerintah Kalurahan Condongcatur akan mengalokasikan anggaran melalui APBKal sebagai bantuan stimulan operasional kegiatan Jaga Warga.

“Semoga semangat Jaga Warga menjadi kekuatan bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat Condongcatur yang guyub rukun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Bagas Senoadji. Ia menjelaskan tujuan Kelompok Jaga Warga sesuai Pergub DIY No. 41 tahun 2023 adalah untuk membangun daerah yang berbasis keistimewaan dan menguatkan rasa persatuan dan kesatuan. Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban. Mewujudkan keamanan, ketertiban umum, ketenteraman, dan kesejahteraan masyarakat. Dan, menumbuhkan Kembali nilai luhur yang ada di masyarakat. Serta mendukung keistimewaan Yogyakarta dengan mengedepankan prakarsa masyarakat yang didukung dengan koordinasi dan kolaborasi Pemerintah Daerah dengan para pemangku kepentingan.

Dalam implementasinya, lanjut Bagas, Jaga Warga berfungsi sebagai relawan masyarakat yang dibentuk di setiap padukuhan untuk mendukung keamanan, ketentraman, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan pranata sosial yang sudah ada di masyarakat untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

“Jaga Warga diharapkan dapat mendukung terciptanya ketentraman dan ketertiban umum di tengah kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Dari pantauan di lokasi pengukuhan Kelompok Jaga Warga, selain dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kasatpol PP DIY Bagas Senoadji juga hadir Kasatpol PP Sleman Indra Darmawan, Kepala Dinas PMK Sleman Budi Pramono.

Selanjutnya, Panewu Depok Djoko Muljanto, Danramil 11 Depok Kapten Inf. Wahyani, Kapolsek Depok Timur Kompol Agus Setyo Pambudi. (Wasana)

Editor: Mukhlisin Mustofa/Red

Share :

Baca Juga

Berita Unggulan

Bali United Menang Spektakuler atas PSS Sleman, Dua Gol Potensial Terbaik Liga 1 Musim Ini!

Berita Unggulan

Gus Ipul Kagumi Semangat Siswa Disabilitas di Sekolah Rakyat Pasuruan

Berita Unggulan

Seluruh Kuota Haji Khusus 1446 H/2025 M Telah Terisi.

Agama

BGN Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Yogya, Hasto Wardoyo Tegaskan Disiplin dan Kebersihan Jadi Prioritas

Berita Unggulan

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Parade Senja di Akmil Magelang, Simbol Kebersamaan Kepemimpinan Nasional

Berita Unggulan

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Mereka Bisa Hidup Lebih Lama?

Berita Unggulan

Gus Ipul Hadiri Peluncuran Cek Kesehatan Gratis: Kado Ulang Tahun Presiden Prabowo untuk Lansia

Berita Unggulan

“Rise and Speak” di Batu: Lebih dari Kampanye, Ini Gerakan Moral Lawan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak