Breaking News

Home / Daerah

Senin, 14 April 2025 - 19:26 WIB

Padat Karya Jadi Solusi Pemkot Yogya Atasi Pengangguran

Padat Karya Jadi Solusi Pemkot Yogya Atasi Pengangguran & Perkuat Infrastruktur. Foto: Warta.jogjakarta

Padat Karya Jadi Solusi Pemkot Yogya Atasi Pengangguran & Perkuat Infrastruktur. Foto: Warta.jogjakarta

Pemkot Yogyakarta perluas program padat karya untuk atasi pengangguran, tingkatkan infrastruktur, dan beri peluang kerja langsung ke masyarakat.

Kilasinformasi.com, 14 April 2025, – Di tengah tantangan ekonomi dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Yogyakarta memilih langkah progresif: memperbanyak program padat karya. Langkah ini tak hanya membantu warga mendapatkan penghasilan tambahan, tetapi juga mempercepat pembangunan infrastruktur serta mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan secara langsung di masyarakat.

Salah satu implementasi nyata terlihat di Kampung Sidikan RT 27 RW 7, Kelurahan Pandeyan, tempat program padat karya infrastruktur resmi dimulai. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, hadir langsung membuka kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya pemerataan manfaat anggaran.

“Kalau semua dikerjakan pemborong besar, uangnya hanya mengalir ke segelintir pihak. Tapi kalau dikerjakan dengan sistem padat karya, banyak masyarakat yang mendapat manfaat langsung,” ujar Hasto.

Baca Juga, Kilasinformasi: Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta, Wali Kota Tegaskan Pentingnya Kebersihan Lingkungan!

Ia juga mengungkapkan, saat ini daya beli masyarakat cenderung menurun, dan padat karya dinilai sebagai strategi efektif untuk “membagi rezeki” lebih merata. Untuk mewujudkan itu, Pemkot berencana mengalihkan sekitar 50% anggaran perjalanan dinas DPRD yakni sebesar Rp 11 miliar ke program padat karya dalam APBD Perubahan 2025.

Selain memberikan penghasilan tambahan, program ini difokuskan untuk memperbaiki kualitas lingkungan, seperti pembangunan talud, sistem sanitasi, dan pengendalian kawasan kumuh. Hasto menyebut, lingkungan yang sehat dapat menekan kasus penyakit seperti TBC, demam berdarah, hingga stunting.

Baca Juga:  Safari Tarawih Ramadhan 1446 H, Pemkab Sleman Bangun Silaturahmi dan Dukungan Masyarakat

Transparansi juga menjadi hal krusial. Wali Kota menekankan perlunya pemasangan papan informasi proyek agar penggunaan dana publik bisa diawasi bersama, dan manfaatnya terasa langsung oleh masyarakat.

Baca Juga, Kilasinformasi: Cuaca Ekstrem Mengintai, Warga Yogyakarta Diimbau Siapkan Langkah Mitigasi Mandiri

Program padat karya di Pandeyan sendiri difokuskan pada pembangunan talud sepanjang 111 meter dengan tinggi 1,3 meter. Kepala Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang, menyebutkan proyek ini melibatkan 48 warga sekitar, dan dilaksanakan selama 30 hari sejak 14 April hingga 21 Mei 2025. Dana yang digunakan mencapai Rp 301,4 juta dari APBD Kota Yogyakarta 2025.

Yang menarik, semua pekerja mendapat perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan—termasuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian.

Bagi warga seperti Karyanto, yang sehari-hari bekerja serabutan sebagai ojek online, program ini memberikan harapan baru. “Sangat membantu ekonomi keluarga, dan mengurangi pengangguran di lingkungan kami. Semoga terus dilanjutkan,” ucapnya.

Dengan mengedepankan nilai keberdayaan, pemerataan ekonomi, serta pembangunan berkelanjutan, program padat karya bukan hanya solusi sementara. Ia menjadi fondasi kuat bagi kebangkitan sosial-ekonomi masyarakat Yogyakarta dari akar rumput.

Sumber: warta.Jogjakarta

Share :

Baca Juga

Agama

DWP Kemenag Aceh Besar Lakukan Trauma Healing bagi Siswa MIN 4 Pidie Jaya Pasca Banjir

Daerah

TMMD Sengkuyung Tahap I 2025 Resmi Ditutup, Wakil Bupati Sleman Harapkan Dampak Positif bagi Kesejahteraan Masyarakat

Daerah

Workshop Rembuk Stunting 2025 Kabupaten Sleman

Berita Unggulan

Hujan Deras di Minggir Sleman Sebabkan Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Berita Unggulan

Charity Night Probolinggo Galang Rp426 Juta untuk Korban Bencana Sumatra

Berita Unggulan

Operasi Lilin 2025, Pemkab Sleman dan Forkopimda Siap Amankan Libur Natal dan Tahun Baru

Berita Unggulan

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Lepas Ribuan Peserta TNI Run 2025, Tekankan Sportifitas dan Kebersamaan

Daerah

Pemkot Semarang Siapkan Ribuan Sandbag untuk Cegah Banjir di Wilayah Kritis