SLEMAN, nasionalku.com – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) menggelar penyerahan penghargaan Evaluasi Kalurahan Inovatif Tahun 2025 pada Selasa (9/12) di Hotel Grha Sarina Vidi, Sendangadi, Mlati. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya beserta sejumlah pejabat perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kalurahan yang telah mengikuti proses evaluasi dan menunjukkan komitmen dalam menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik. Ia mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu cara pemerintah untuk terus mendorong kalurahan agar lebih kreatif, responsif, dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Sementara itu, Kepala Dinas PMK Sleman, Budi Pramono, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan dengan menggunakan lima indikator yang meliputi esensial dasar, administrasi, ekonomi dan bisnis, hingga kepemimpinan. Budi menegaskan bahwa evaluasi ini tidak hanya menilai kelengkapan administrasi, tetapi juga melihat sejauh mana inovasi yang dilakukan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga. Ia menyebut bahwa inovasi bisa berbentuk pemanfaatan teknologi, namun bisa pula berupa optimalisasi potensi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal.
Dari hasil evaluasi tersebut, Kalurahan Glagaharjo di Kapanewon Cangkringan berhasil meraih juara pertama Kalurahan Inovatif Tahun 2025. Adapun peringkat kedua ditempati Trimulyo, Sleman, dan posisi ketiga diraih Tamanmartani, Kalasan. Untuk kategori juara harapan, penghargaan diberikan kepada Sendangtirto (Berbah), Girikerto (Turi), dan Tirtoadi (Mlati).
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Sleman turut menyerahkan penghargaan Lomba Simulasi Keluarga Ramah Anak (Semanak) yang diselenggarakan oleh DP3AP2KB Kabupaten Sleman. Dalam kategori ini, Kalurahan Sumberagung, Moyudan, dinobatkan sebagai juara pertama, disusul Glagaharjo dan Sendangagung di peringkat kedua dan ketiga.
Selain itu, penghargaan Lomba Kalurahan Ramah Perempuan juga diberikan kepada tiga kalurahan, yakni Sumberrejo, Tempel, sebagai juara pertama, kemudian Trimulyo, Sleman, dan Bimomartani, Ngemplak, sebagai juara kedua dan ketiga.
Melalui rangkaian penghargaan tersebut, Pemkab Sleman berharap setiap kalurahan dapat terus mengembangkan inovasi yang relevan, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan meningkatkan pelayanan publik yang lebih inklusif serta berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.





















