Yogyakarta, Nasionalku.com – Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan penghargaan dan tali asih kepada 1.001 atlet pelajar dan pelatih yang menorehkan prestasi di berbagai kompetisi olahraga sepanjang tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (20/11/2025).
Apresiasi untuk Para Juara
Para penerima penghargaan adalah mereka yang meraih prestasi di ajang POPDA DIY, PEPARDA DIY, Gala Siswa Indonesia (GSI), serta PORSISWA Kota Yogyakarta 2025. Cabang olahraga yang berprestasi meliputi panahan, wushu, sepatu roda, renang, sepak bola, hingga atletik.
Dalam sambutannya, Wawan menyampaikan rasa bangga atas kerja keras para atlet muda dan pelatih. Ia menyoroti keberhasilan Kota Yogyakarta meraih juara umum POPDA DIY 2025, sebagai bukti kualitas pembinaan olahraga pelajar.
“Setiap kemenangan lahir dari proses panjang—disiplin, kerja keras, dan pengorbanan. Bagi yang belum meraih juara, teruslah berlatih. Prestasi akan datang untuk mereka yang tidak berhenti mencoba,” ujar Wawan.
Dukungan Berkelanjutan untuk Olahraga Pelajar
Wawan menegaskan, Pemkot Yogyakarta berkomitmen memperkuat ekosistem olahraga yang inklusif dan kompetitif. Ia berharap penghargaan ini menjadi dorongan bagi pelajar untuk terus berkembang, sekaligus memperkuat karakter generasi muda.
Hal senada disampaikan Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, yang mengungkapkan bahwa total nilai tali asih yang dikucurkan mencapai Rp 1,855 miliar.
Rincian Tali Asih
POPDA DIY 2025: Rp 1,48 miliar
untuk 367 atlet dan 76 pelatihPEPARDA DIY 2025: Rp 159,75 juta
untuk 23 atlet dan 19 pelatihGala Siswa Indonesia (GSI): Rp 12 juta
untuk 60 atlet dan 12 pelatihPORSISWA 2025: Rp 202,4 juta
untuk 444 atlet
Budi berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk mempertahankan prestasi pada tahun berikutnya.
“Yang sudah juara umum, mari dipertahankan. Yang belum, mari kita kejar bersama. Target kita adalah memajukan atlet-atlet Kota Yogyakarta agar semakin berprestasi,” kata Budi.
Kebanggaan Atlet Muda
Salah satu penerima penghargaan adalah Muhammad Khadafi, pemain sepak bola dari SMPN 13 Yogyakarta yang menjadi juara I GSI Kota Yogyakarta. Ia mengaku bangga menerima tali asih sebesar Rp 5 juta bersama timnya.
“Pertandingannya seru dan menegangkan. Kami bisa menang setelah mengalahkan tujuh tim. Semoga ke depan bisa lebih bagus lagi dan saya bisa masuk Timnas Indonesia,” ujar Khadafi.
Penghargaan ini menjadi momentum penting bagi Kota Yogyakarta dalam melahirkan generasi atlet muda yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di level lebih tinggi.
sumber: warta.jogjakota.go.id


















