YOGYAKARTA, nasionalku.com – Pemerintah Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan Perumda PDAM Tirtamarta sebagai perusahaan daerah yang memiliki peran strategis dalam penyediaan layanan air bersih dan air minum bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat menghadiri pengajian dan doa bersama dalam rangka memperingati 100 tahun berdirinya Perumda PDAM Tirtamarta, yang digelar di Kantor PDAM Tirtamarta, Jetis, Selasa malam (23/12/2025).
Hasto Wardoyo mengatakan, usia satu abad merupakan perjalanan panjang yang penuh dengan dedikasi, tantangan, dan dinamika dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat Kota Yogyakarta.
“Seratus tahun bukan waktu yang singkat. PDAM Tirtamarta sudah menjadi bagian penting dari pembangunan Kota Yogyakarta, khususnya dalam memastikan ketersediaan air bersih yang layak bagi warga,” ujar Hasto.
Namun demikian, Hasto menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi PDAM Tirtamarta ke depan semakin kompleks. Keterbatasan sumber air baku, dampak perubahan iklim, hingga meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi menjadi perhatian serius.
“Ke depan tantangannya tidak ringan. Karena itu, saya mendorong jajaran manajemen dan seluruh pegawai PDAM Tirtamarta untuk terus berinovasi, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.
Hasto juga mengapresiasi berbagai langkah inovatif yang telah dilakukan PDAM Tirtamarta, salah satunya melalui pengembangan produk Air Jogja (AYO), air minum dalam kemasan yang kini tersedia dalam berbagai ukuran.
“Produk ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan daerah,” katanya.
Ia berharap PDAM Tirtamarta ke depan dapat terus tumbuh menjadi badan usaha milik daerah yang sehat, berdaya saing, dan inovatif, serta tetap berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda PDAM Tirtamarta, Shanti Adik Indri, menjelaskan bahwa peringatan satu abad PDAM Tirtamarta tahun ini mengusung tema “Ngrumat Tirta, Tumraping Manungsa”.
Menurutnya, tema tersebut mengandung makna bahwa air merupakan sumber kehidupan yang harus dirawat, dijaga keberlanjutannya, dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan manusia.
“Momentum 100 tahun ini menjadi refleksi sekaligus penguat komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola perusahaan, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat,” jelas Shanti.
Pengajian dan doa bersama dalam rangkaian acara tersebut diisi oleh KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq. Dalam tausiyahnya, Gus Muwafiq mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri nikmat air sebagai karunia Tuhan yang sangat penting bagi kehidupan, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya air bagi generasi mendatang.
Selain itu, sebagai bentuk kepedulian sosial, PDAM Tirtamarta juga menyalurkan santunan kepada tiga panti asuhan, yakni Panti Asuhan Islam Yayasan Ibadah Bunda, Panti Asuhan Yatim dan Dhu’afa Al Hakim Putera, serta Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Zuhriyah.
Sumber: warta.jogjakota.go.id





















