Breaking News

Home / Berita Unggulan / Daerah / Favorite / Pemerintah

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:30 WIB

Pulihkan Sanitasi Pascabencana, Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen TPA Rantau dan IPLT Aceh Tamiang

Kementerian PU mempercepat pemulihan sanitasi pascabencana di Aceh Tamiang melalui penanganan permanen TPA Rantau dan IPLT. foto: Dok PU

Kementerian PU mempercepat pemulihan sanitasi pascabencana di Aceh Tamiang melalui penanganan permanen TPA Rantau dan IPLT. foto: Dok PU

Aceh, Nasionalku.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan infrastruktur sanitasi terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi gangguan kesehatan lingkungan serta memulihkan layanan dasar masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan.

Penanganan difokuskan pada dua infrastruktur utama, yakni Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rantau dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Aceh Tamiang. Proses pemulihan dilakukan mulai dari fase tanggap darurat, berlanjut ke rehabilitasi, hingga rekonstruksi permanen.

Pada fase tanggap darurat, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Aceh memprioritaskan pembersihan sisa sampah dan material pascabencana yang menghambat akses serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.

Selain itu, layanan sanitasi darurat juga disiapkan dengan memobilisasi toilet portable, toilet mobile, dan toilet knock down untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, khususnya di kawasan dengan akses sanitasi terbatas.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa ketersediaan air dan sanitasi layak merupakan kebutuhan krusial saat bencana terjadi, terutama di wilayah rawan seperti Sumatera.

“Dalam kondisi bencana, pemenuhan kebutuhan tidak hanya soal pangan. Ketersediaan air dan infrastruktur sanitasi yang layak juga sangat penting,” ujar Dody.

Memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi, Kementerian PU merencanakan pemulihan menyeluruh infrastruktur sanitasi sekaligus peningkatan sistem pengelolaan agar berfungsi normal dan berkelanjutan. Langkah ini meliputi pengadaan truk tinja, tangki septik lengkap dengan bioaktivator, serta pendampingan tata kelola dan penyusunan studi teknis bila diperlukan.

Baca Juga:  KOPASGAT TNI AU Latih Satgas Linmàs Kota Yogyakarta Dan MAS KRISNA Untuk Membangun Kesiapan dan Disiplin

Untuk TPA Rantau, penanganan permanen meliputi perbaikan sel landfill eksisting, pembangunan sel landfill baru, perbaikan jalan akses, serta pengadaan alat berat pendukung operasional. Hingga 27 Desember 2025, progres yang telah dilakukan antara lain pengangkutan sampah dan lumpur dari rumah sakit, pasar, serta kawasan permukiman ke area disposal, pembersihan jalan akses menuju TPA, dan pemesanan geotekstil untuk penguatan sel landfill.

Sementara di sektor air limbah, penanganan IPLT Aceh Tamiang mencakup perbaikan jalan akses, pembersihan fasilitas eksisting, serta rehabilitasi unit pengolahan seperti bak anaerobik, fakultatif, maturasi, hingga wetland. Per 27 Desember 2025, pembersihan jalan akses dan lumpur pada bak pengolahan telah dilakukan sebagai tahap awal pemulihan layanan.

Ke depan, Kementerian PU juga mengusulkan penerapan teknologi sanitasi ramah lingkungan melalui pengadaan Net-Zero Toilet 5.0. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sanitasi sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Aceh Tamiang.

sumber: PU

Share :

Baca Juga

Agama

DWP Kemenag Aceh Besar Lakukan Trauma Healing bagi Siswa MIN 4 Pidie Jaya Pasca Banjir

Berita Unggulan

Nasib Paul Munster di Persebaya Ditentukan Dalam Dua Pertandingan Berikutnya

Berita Unggulan

Kemkomdigi Dalami Dugaan Penyalahgunaan Grok AI untuk Konten Asusila di Platform X

Berita Unggulan

Gorontalo Bersiap Terapkan Pidana Kerja Sosial 2026, Gubernur Gusnar Dorong Kolaborasi Lintas Lembaga

Berita Unggulan

Pastikan Pembangunan Fisik Penuhi Standar, Tim Monev Tinjau Lapangan

Daerah

DKD Batang Siap Gairahkan Taman Silurah Jadi Pusat Pagelaran Budaya Nasional

Agama

Potret Toleransi di Tengah Banjir Langkat: Warga Beragam Agama Mengungsi Bersama di MTsN 1

Berita Unggulan

Wali Kota Yogya Tegur Pedagang Pasar Ngasem Soal Kebersihan, Minta Sediakan 3 Tempat Sampah di Tiap Lapak