Breaking News

Home / Daerah

Sabtu, 11 April 2026 - 19:53 WIB

Tak Ada Bukti Peralihan Hak, Muncul Tumpang Tindih Data Tanah di Pendowoharjo

PENDOWOHARJO, BANTUL | NasionalKu.com – 7 APRIL 2026,,,,,Penanganan sengketa tanah di Desa Pendowoharjo, Kabupaten Bantul, memasuki tahap krusial setelah adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Dalam pertimbangan putusan tersebut, dinyatakan tidak terdapat bukti peralihan hak yang sah atas objek tanah yang disengketakan, meskipun dalam praktik administrasi telah terbit dokumen kepemilikan atas objek yang sama.

Menindaklanjuti putusan tersebut, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul melakukan peninjauan langsung ke lokasi dengan didampingi oleh pihak pemerintah desa. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan, termasuk menelusuri dasar pencatatan yang menjadi rujukan dalam penerbitan dokumen pertanahan.

                         Foto : istimewa

Fakta yang terungkap dalam persidangan menunjukkan adanya ketidaksesuaian data administrasi, di mana pada satu bidang tanah terdapat perbedaan pencatatan tanpa didukung bukti peralihan hak yang jelas. Kondisi ini berpotensi menimbulkan tumpang tindih hak atas objek yang sama dan menjadi perhatian dalam proses penataan administrasi pertanahan.

Baca Juga:  Pemkab Batang Salurkan Bantuan ATENSI untuk 5 Klaster Rentan, Total Senilai Rp185 Juta

Pihak yang berkepentingan mengapresiasi langkah Kanwil BPN yang telah melakukan peninjauan lapangan, namun menegaskan pentingnya tindak lanjut yang konkret dan tidak berlarut. Mengingat putusan pengadilan telah berkekuatan hukum tetap, pelaksanaannya merupakan bagian dari kewajiban administratif yang harus dijalankan sesuai dengan asas kepastian hukum, kecermatan, dan kepatutan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

                         Foto : istimewa

Situasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap penerbitan dokumen pertanahan harus didasarkan pada data yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan, guna mencegah terjadinya permasalahan hukum serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem administrasi pertanahan.

Seluruh pihak kini menantikan langkah konkret dari instansi terkait dalam menindaklanjuti hasil peninjauan dan putusan pengadilan tersebut, agar kepastian hukum tidak hanya berhenti pada putusan, tetapi benar-benar terwujud dalam pelaksanaannya.

Oleh : Nurman

(Red / Erwin)

Share :

Baca Juga

Berita Unggulan

Tiket KA Lebaran Daop 6 Yogyakarta Laris Manis

Daerah

Tazbir Abdullah: Kritik Sosial Lewat Puisi di Bulan Ramadan

Berita Unggulan

Temanggung Gelar Lomba Poster Digital untuk Perkuat Pendidikan Antikorupsi

Berita Unggulan

Gubernur Sumsel Pastikan Kesiapan Operasi Lilin Musi 2025, Natal dan Tahun Baru Aman

Daerah

Stok Beras di Kota Yogyakarta Aman untuk Tiga Bulan ke Depan

Daerah

Insiden Pemalang: GPK Desak Usut Tuntas Penyerangan Tabligh Akbar Habib Rizieq

Daerah

SELOPAMIORO SANGAT BERDUKA !!!! KEHILANGAN SENIMAN TERBAIK…

Berita Unggulan

Pemkot Yogyakarta Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Industri demi Keberlanjutan Pembangunan 2026