Yogyakarta, nasionalku.com – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Yogyakarta meluncurkan 14 program unggulan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Program tersebut dipaparkan dalam Rakorda TPAKD DIY Tahun 2025 yang digelar di Kantor OJK DIY, Kamis (4/12/2025).
Rakorda dibuka Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X. Ia menekankan pentingnya inovasi dan digitalisasi demi menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan adaptif. Paku Alam meminta seluruh pemda di DIY terus menghadirkan terobosan agar layanan keuangan semakin mudah diakses semua lapisan.
“Ketika UMKM, perempuan, pemuda, dan pelaku informal mampu mengakses pembiayaan secara aman dan terjangkau, maka kita sedang membangun masa depan ekonomi yang setara,” ujar Paku Alam.
Hadir mewakili Wali Kota Yogyakarta, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadri Renggana menyebut TPAKD Kota Yogyakarta kini memiliki 14 program dengan 18 klasifikasi. Seluruhnya didesain untuk menjangkau lebih banyak segmen masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi warga.
Beberapa program yang dijalankan antara lain UMKM Jogja Goes to Capital Market, Investasi untuk Petani (Investani), pembiayaan bagi perempuan lewat Investara, program sertifikasi halal Sihalal, serta penyaluran Kredit Migunani oleh Perumda BPR Bank Jogja.
Kadri menegaskan bahwa deretan program tersebut menunjukkan keseriusan Pemkot Yogyakarta dalam memperluas akses keuangan yang aman, modern, dan inklusif.
Melalui Rakorda ini, pemerintah daerah, OJK, lembaga keuangan, dan pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat kolaborasi. Harapannya, ekosistem keuangan DIY bisa tumbuh lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sumber: warta.jogjakota.go.id




















