Breaking News

Home / Berita Unggulan / Bisnis / Daerah / Ekonomi

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:44 WIB

TPAKD Kota Yogyakarta Genjot 14 Program Unggulan untuk Perluas Akses Keuangan

TPAKD Kota Yogyakarta luncurkan 14 program unggulan untuk perluas akses keuangan masyarakat dalam Rakorda TPAKD DIY 2025. Foto: warta.jogjakota.go.id

TPAKD Kota Yogyakarta luncurkan 14 program unggulan untuk perluas akses keuangan masyarakat dalam Rakorda TPAKD DIY 2025. Foto: warta.jogjakota.go.id

Yogyakarta, nasionalku.com – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Yogyakarta meluncurkan 14 program unggulan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Program tersebut dipaparkan dalam Rakorda TPAKD DIY Tahun 2025 yang digelar di Kantor OJK DIY, Kamis (4/12/2025).

Rakorda dibuka Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X. Ia menekankan pentingnya inovasi dan digitalisasi demi menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan adaptif. Paku Alam meminta seluruh pemda di DIY terus menghadirkan terobosan agar layanan keuangan semakin mudah diakses semua lapisan.

“Ketika UMKM, perempuan, pemuda, dan pelaku informal mampu mengakses pembiayaan secara aman dan terjangkau, maka kita sedang membangun masa depan ekonomi yang setara,” ujar Paku Alam.

Hadir mewakili Wali Kota Yogyakarta, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadri Renggana menyebut TPAKD Kota Yogyakarta kini memiliki 14 program dengan 18 klasifikasi. Seluruhnya didesain untuk menjangkau lebih banyak segmen masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi warga.

Baca Juga:  Kemenpar Siap Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2025/2026, Ungkap Tren dan Arah Pariwisata Nasional

Beberapa program yang dijalankan antara lain UMKM Jogja Goes to Capital Market, Investasi untuk Petani (Investani), pembiayaan bagi perempuan lewat Investara, program sertifikasi halal Sihalal, serta penyaluran Kredit Migunani oleh Perumda BPR Bank Jogja.

Kadri menegaskan bahwa deretan program tersebut menunjukkan keseriusan Pemkot Yogyakarta dalam memperluas akses keuangan yang aman, modern, dan inklusif.

Melalui Rakorda ini, pemerintah daerah, OJK, lembaga keuangan, dan pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat kolaborasi. Harapannya, ekosistem keuangan DIY bisa tumbuh lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sumber: warta.jogjakota.go.id

Share :

Baca Juga

Daerah

Wakil Ketua DPRD Batang Dorong Variasi Menu Program MBG: Lebih Banyak Ikan, Lebih Bergizi

Berita Unggulan

Wamen Ekraf Resmikan ATRAKSI, Rumah 500 Penari dan Koreografer Indonesia

Berita Unggulan

GKR Hemas Apresiasi Pelayanan Publik Sleman: Puskesmas hingga MPP Sudah Maju

Berita Unggulan

Persis Solo vs Persija Jakarta Catat Rekor Penonton Terbanyak di Pekan 2 BRI Super League 2025/26

Berita

Raja Surakarta PB XIII Tutup Usia, Jenazah Akan Dikirab Sebelum Dimakamkan, Begini Rutenya

Berita Unggulan

Harmoni Alam dan Jiwa di Candi Plaosan: Yoga dan Meditasi yang Menyatukan Budaya, Alam, dan Kesadaran Diri

Berita Unggulan

Persebaya Preseason Tour 2025: Bergabung dalam Perjalanan Tret Tet Tet ke Australia dan Saksikan Tim Kesayangan di Sam Kerr Football Centre!

Berita Unggulan

Resmi Dibuka! Rute Baru TransJabodetabek B25 Layani Bekasi–Dukuh Atas, Tarif Mulai Rp2.000