SLEMAN, nasionalku.com – Pemkab Sleman menggelar Workshop Pemanfaatan Big Data dan AI Statistik Sektoral Daerah sekaligus penyerahan Penghargaan Indeks Penyelenggaraan Kegiatan Statistik Sektoral (IPKS) Tahun 2025. Acara berlangsung di Pringsewu, Jalan Magelang, dan diikuti oleh perangkat daerah serta perwakilan kapanewon.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, hadir langsung dan menyerahkan penghargaan kepada para perangkat daerah dan kapanewon dengan nilai IPKS tertinggi. Danang menyebut kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas data statistik sektoral di Sleman.
“Saya berharap Pemkab Sleman terus menghasilkan data berkualitas sesuai tata laksana statistik sektoral seperti yang tertuang dalam Perbup Sleman Nomor 14 Tahun 2025 dan Perbup Nomor 20.6 Tahun 2020 tentang Satu Data Kabupaten Sleman,” ujar Danang di hadapan peserta.
Danang menambahkan, data yang objektif dan representatif sangat diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan evaluasi kebijakan secara menyeluruh.
“Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tapi juga motivasi bagi perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Sleman, Budi Santosa, menjelaskan bahwa IPKS berfungsi sebagai mekanisme monitoring dan evaluasi agar kegiatan statistik sektoral berjalan sesuai standar NSPK dan sejalan dengan prinsip Satu Data Indonesia.
Penilaian IPKS didasarkan pada 5 domain, 15 aspek, dan 22 indikator, yang mencerminkan kualitas pelaksanaan statistik sektoral di perangkat daerah.
Budi juga mengungkapkan bahwa partisipasi perangkat daerah dalam penilaian IPKS 2025 meningkat tajam. Dari sebelumnya 80,43 persen menjadi 95,65 persen. Peningkatan 15,22 poin ini menunjukkan semakin tingginya komitmen OPD dalam perbaikan kualitas data.
Pada kegiatan tersebut, beberapa peraih terbaik diumumkan. Untuk kategori Instansi/Badan/Dinas/Satuan, Dinas Pariwisata meraih predikat terbaik 1. Disusul Dinas Lingkungan Hidup sebagai terbaik 2 dan Dinas Kominfo Slemansebagai terbaik 3.
Untuk kategori Kapanewon, Kapanewon Seyegan menjadi yang terbaik 1. Kemudian diikuti Kapanewon Depok dan Kapanewon Gamping di posisi terbaik 2 dan 3.
Pemkab Sleman berharap peningkatan ini dapat memperkuat fondasi pembangunan daerah berbasis data yang lebih solid, akurat, dan berkelanjutan.





















