Breaking News

Home / Berita Unggulan / Daerah / Pendidikan

Selasa, 25 November 2025 - 13:08 WIB

Wali Kota Yogya Ingatkan Anak Muda Tak Jadi ‘Generasi Stroberi’ yang Mudah Rapuh

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengingatkan calon wisudawan UGM untuk tidak menjadi “generasi stroberi” dan menekankan pentingnya ketangguhan serta kemandirian ekonomi. Foto: warta.jogjakota.go.id

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengingatkan calon wisudawan UGM untuk tidak menjadi “generasi stroberi” dan menekankan pentingnya ketangguhan serta kemandirian ekonomi. Foto: warta.jogjakota.go.id

Sleman, nasionalku.com — Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengajak anak muda, khususnya calon wisudawan Universitas Gadjah Mada (UGM), untuk memperkuat ketangguhan karakter dan kesiapan menghadapi kompetisi global. Pesan tersebut ia sampaikan dalam Talk Show Sinergi UGM dan Kagama pada Pembekalan Calon Wisudawan Sarjana dan Sarjana Terapan Periode November 2025 di Grha Sabha Pramana, Senin (24/11).

Di hadapan ribuan calon lulusan, Hasto menyoroti pentingnya daya tahan mental generasi muda. Ia mengingatkan agar mereka tak menjadi “generasi stroberi”, istilah yang digunakan untuk menggambarkan kelompok yang tampak kuat di luar namun rapuh ketika menghadapi tekanan.

“Generasi muda sekarang jangan lembek. Kalian ini akan menjadi sandwich generation karena jumlah orang tua tidak produktif akan semakin banyak. Harapan hidup kita di Yogyakarta juga tinggi, bahkan nomor satu di Indonesia,” ujar Hasto.

Menurutnya, Indonesia tengah menghadapi fase penting terkait ancaman aging population. Bonus demografi yang selama ini menjadi modal besar akan menyempit jika generasi muda tidak memanfaatkan peluang dengan meningkatkan kemampuan dan produktivitas.

Baca Juga:  Dandim Batang Tekankan Bijak Bermedsos dan Tolak Judi Online dalam Jam Komandan

“Window of opportunity menuju Indonesia maju akan menutup pada 2040. Kalau anak muda tidak bekerja keras, meningkatkan skill, dan membuka lapangan kerja, kesempatan itu bisa hilang,” tegas Hasto.

Ia juga menekankan dua aspek utama yang harus disiapkan generasi muda untuk menghadapi masa depan: peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi, terutama bagi perempuan.

“Anak muda harus punya skill, bekerja keras, dan memberdayakan perempuan agar tetap mandiri. Harus mampu bekerja, menciptakan peluang, dan punya kemandirian finansial sejak usia 50 tahun,” kata Hasto.

Sementara itu, Pengurus Pusat Kagama, Sandya Yudha, menyampaikan bahwa pembekalan ini dirancang untuk memperluas sudut pandang calon wisudawan sebelum memasuki dunia profesional.

“Kami ingin para lulusan UGM menyadari bahwa kompetensi teknis saja tidak cukup. Mereka harus membangun karakter, etika, dan kepekaan sosial agar bisa berkontribusi nyata di masyarakat,” ujarnya.

Sumber: warta.jogjakota.go.id

Share :

Baca Juga

Berita

Perkuat Lingkungan Inklusif di Kota Yogya, Pemkot-Yakkum Jalin Kerja Sama

Berita Unggulan

6 Orangutan Kembali ke Alam Liar di Hari Bumi

Berita Unggulan

Indonesia Suarakan Penguatan Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia di Majelis Umum UN Tourism 2025

Berita Unggulan

Solana Rayakan Ulang Tahun Kelima: Masa Depan Cerah dan Tantangan Baru di Dunia Kripto

Berita Unggulan

Produk Farmasi & Kosmetik Indonesia Kian Mendunia, Ekspor Tembus Puluhan Negara

Berita Unggulan

KOPASGAT TNI AU Latih Satgas Linmàs Kota Yogyakarta Dan MAS KRISNA Untuk Membangun Kesiapan dan Disiplin

Berita Unggulan

Moussa Sidibe Optimistis Persis Keluar Dari Masa Sulit setelah Kemenangan Melawan Persebaya

Berita Unggulan

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi Lantik Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii Sebagai Kepala Basarnas