Breaking News

Home / Agama / Berita Unggulan / Favorite / Pendidikan

Kamis, 20 November 2025 - 10:53 WIB

Wamenag Pastikan Seluruh Santri Dapat Akses Program Makan Bergizi Gratis

Wamenag pastikan seluruh santri dapat akses program Makan Bergizi Gratis melalui koordinasi dengan Badan Gizi Nasional dan pemetaan pesantren di seluruh Indonesia. foto: Dok kemenag

Wamenag pastikan seluruh santri dapat akses program Makan Bergizi Gratis melalui koordinasi dengan Badan Gizi Nasional dan pemetaan pesantren di seluruh Indonesia. foto: Dok kemenag

Jakarta, Nasionalku.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memastikan bahwa seluruh santri di Indonesia akan mendapatkan akses penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepastian ini disampaikan usai pertemuannya dengan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, di Kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta, Rabu (19/11/2025).

“Kementerian Agama akan bergerak cepat. Kita ingin memastikan tidak ada satu pun santri yang tertinggal dalam program makan bergizi gratis. Pesantren adalah bagian penting dari pendidikan nasional, dan pemenuhan gizi mereka menjadi prioritas bersama,” ujar Wamenag.

Romo Syafi’i menegaskan bahwa Kemenag segera melakukan pemetaan untuk mengidentifikasi pesantren yang belum terjangkau program MBG. Koordinasi lintas tim akan diperkuat untuk memastikan distribusi program berjalan tepat sasaran.

“Kami akan menelusuri lebih lanjut dan memastikan distribusi program berjalan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik, mengungkapkan data Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR yang menunjukkan minimnya cakupan program MBG bagi santri. Dari total 11 juta santri di Indonesia, baru sekitar 2% yang mendapatkan layanan tersebut.

“Kita mau telusuri pesantren mana saja yang belum mendapatkan MBG. Itu yang akan kita kerja samakan dengan Kemenag supaya seluruh anak-anak pondok ini mendapatkan akses makan bergizi gratis,” jelas Nanik.

Baca Juga:  Suluh Praja Digelar di Kalurahan DIY, UGM dan Kejati Bahas Isu Hukum Warga

Dapur Pesantren di Wilayah 3T Dijamin Negara

Dalam kesempatan yang sama, Nanik menegaskan pentingnya pembangunan dapur pesantren sebagai fasilitas utama pendukung program MBG. Khusus untuk wilayah 3T, negara akan menanggung kebutuhan pembangunan dapur.

“Anak-anak pondok tidak boleh berbeda. Mereka harus dapat MBG di mana pun berada. Jika berada di wilayah 3T, pesantren diperbolehkan membangun sendiri dapurnya dan negara akan membiayai,” tegasnya.

Ia menyebut pembangunan dapur dapat dilakukan oleh pesantren, investor, yayasan, maupun masyarakat, selama memastikan kelancaran penyediaan makanan bergizi bagi santri.

Koordinasi lintas kementerian juga akan dilanjutkan pekan depan. Wamenag dijadwalkan membawa tim khusus untuk memperkuat tata kelola program MBG di lingkungan pesantren dan madrasah.

Pertemuan ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Kemenag dan Badan Gizi Nasional dalam mempercepat pemenuhan gizi santri dan peserta didik madrasah. Semangat kolaborasi ini diharapkan memperluas pemerataan akses makan bergizi di seluruh lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia.

sumber: kemenag

Share :

Baca Juga

Agama

Khotmil Qur’an Dzikrul Qolbi, Pemda Kulon Progo Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an

Berita Unggulan

Kemensos Salurkan Bantuan Senilai Rp568 Juta untuk Korban Banjir Bandar Lampung

Berita Unggulan

Guru MAN 2 Rembang Raih Prestasi Gemilang, Terpilih Jadi Penulis Teks Utama Buku Mapel Fikih Berbahasa Arab

Berita Unggulan

Kapal Pesiar ‘Anthem of the Seas’ Tiba di Bali, Mengukuhkan Indonesia Sebagai Destinasi Wisata Bahari Dunia

Berita Unggulan

Empat Pemain Timnas Indonesia Awali Perjalanan Menuju Sydney untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berita Unggulan

Posko Pusat Kemenhub Tegaskan Keamanan dan Keselamatan Jadi Prioritas Angkutan Nataru 2025/2026

Berita Unggulan

Kadin Sambut Baik Permen Komdigi 8/2025

Berita Unggulan

Dukungan Menpora Jelang Indonesia vs China: Ayo Sambut Tim Tamu dengan Sportivitas dan Budaya Santun