Tanah Merah, nasionalku.com — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Selatan menggelar Pelatihan Pengembangan Promosi dan Pemasaran bagi pelaku UMKM, khususnya UMKM Orang Asli Papua (OAP), di Tanah Merah, Kamis (20/11/2025). Pelatihan ini menekankan pentingnya promosi digital, legalitas usaha, dan penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi.
Plt. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Boven Digoel, Juni Liaran, mengatakan promosi menjadi kunci keberlanjutan bisnis. Ia mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan sistem pemasaran online agar usaha tidak hanya dikenal secara lokal. “Ke depan kita tidak perlu lagi memikul barang atau berjualan secara konvensional. Sekarang sudah ada sistem online,” ujarnya.
Juni juga menegaskan pentingnya legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB). Menurutnya, tanpa NIB, pelaku UMKM tidak hanya dianggap ilegal, tetapi juga tidak dapat menerima berbagai bantuan pemerintah. “Kalau KTP itu identitas diri, maka NIB adalah identitas usaha,” katanya.
Dari sisi provinsi, Kabid Koperasi dan UKM Papua Selatan, Fosefina M.R.T.A. Mahuse, menyoroti tantangan rendahnya konsistensi pelaku usaha setelah menerima bantuan. Ia meminta peserta memanfaatkan pelatihan dengan sungguh-sungguh agar usaha benar-benar berkembang. “UMKM ini rata-rata untuk kebutuhan keluarga, sehingga perlu dikelola dengan serius,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, tim provinsi juga menghadirkan fasilitator yang membantu pembuatan logo usaha, pendampingan promosi, hingga pengurusan NIB secara langsung. Fosefina berharap seluruh peserta bisa pulang membawa NIB dan bukan sekadar mengikuti pelatihan tanpa hasil nyata.
Ia turut menyampaikan kemudahan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah sebagai peluang pengembangan modal, dengan catatan pelaku UMKM telah memiliki NIB.
Kegiatan tersebut ditutup secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Boven Digoel. Pemerintah berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi UMKM Boven Digoel untuk naik kelas, lebih legal, lebih kompetitif, dan mampu memperluas jangkauan pemasaran melalui platform digital.
Sumber: infopublik.id





















