Pontianak, Nasionalke.com – Gerakan Pramuka di Pontianak kembali menegaskan perannya sebagai benteng pembinaan generasi muda. Tak hanya soal jumlah anggota yang besar, kualitas pembinaan kini jadi fokus utama untuk membentuk karakter unggul dan berintegritas.
Gerakan Pramuka Indonesia di Kota Pontianak terus memperkuat perannya dalam membina generasi muda agar lebih berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Kota Pontianak, Bahasan, menegaskan bahwa program pembinaan Pramuka selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kota Pontianak di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, berbagai kegiatan Pramuka seperti pendidikan karakter, aksi sosial, hingga kegiatan kemasyarakatan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang sehat secara moral dan sosial.
“Generasi muda harus diarahkan pada kegiatan positif agar tidak terjerumus dalam hal negatif seperti narkoba dan pergaulan yang tidak produktif,” ujarnya.
Bahasan juga memberikan apresiasi kepada para pembina dan pengurus Pramuka yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam mendidik generasi muda. Ia menilai tugas tersebut membutuhkan keteladanan dan komitmen kuat.
“Atas nama pemerintah, kami berterima kasih atas kontribusi Pramuka sebagai mitra strategis dalam pembinaan generasi berkarakter,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa Rakercab tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga ruang strategis untuk merancang program kerja yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Forum ini harus menghasilkan program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini,” jelasnya.
Bahasan juga mengingatkan bahwa jumlah anggota Pramuka yang besar harus diiringi dengan kualitas pembinaan yang baik agar nilai-nilai kepramukaan benar-benar dipahami dan diterapkan.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat, Syarief Abdullah Alkadrie, menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk calon pemimpin masa depan yang berjiwa nasionalis.
Ia menyebut seluruh sistem dalam Gerakan Pramuka telah dirancang untuk menanamkan nilai kebangsaan yang kuat.
“Nilai-nilai itu harus terus dijaga sebagai benteng moral generasi muda,” ujarnya.
Syarief juga mengingatkan pentingnya peran pembina dalam mencegah keterlibatan anggota Pramuka dalam perilaku negatif seperti narkoba dan tindak kriminal.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pontianak, Firdaus Zar’in, menyampaikan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendataan anggota melalui Kartu Tanda Anggota (KTA).
Saat ini tercatat lebih dari 2.000 anggota Pramuka di Kota Pontianak, namun data tersebut masih terus diperbarui hingga ke tingkat kecamatan.
Selain itu, Kwarcab juga tengah melakukan penataan penggunaan atribut seragam agar sesuai ketentuan yang berlaku, demi keseragaman identitas Pramuka di lapangan. (Hs)
Sumber Infopublik.id



















