Breaking News

Home / Daerah

Senin, 27 April 2026 - 00:42 WIB

Lestarikan Lagu Legendaris, Romo Nurdi Hadirkan Live Music Koes Plus Mingguan di Omah Pleret

BANTUL | NasionalKu.com – Semangat melestarikan karya musik legendaris Indonesia terus membara di Yogyakarta. Melalui komunitas pelestari tembang kenangan Koes Plus dan Koes Bersaudara, agenda apresiasi musik rutin digelar untuk menjaga warisan seni nasional sekaligus mempererat tali persaudaraan.

                           Foto : istimewa

Romo Nurdi, selaku pemilik Omah Pleret, mengungkapkan bahwa komunitas ini telah eksis selama 15 tahun di Yogyakarta. Sebagai tuan rumah sekaligus penggiat, ia berkomitmen menjadikan lokasinya sebagai wadah berkumpulnya para pecinta musik lintas generasi.

“Misi kami adalah melestarikan tembang kenangan dari Koes Plus dan Koes Bersaudara, serta mengumpulkan solidaritas persaudaraan dari para penggemar lagu-lagu tersebut,” ujar Romo Nurdi.

Detail Acara Live Music

Berdasarkan agenda terbaru, Omah Pleret menyelenggarakan pertunjukan bertajuk “Live Music Tembang Abadi” yang menampilkan grup Campur Plus. Berikut adalah detail pelaksanaannya:

Baca Juga:  Lonjakan Penumpang di KAI Daop 6 Yogyakarta: Sinyal Positif Transportasi Publik Berbasis Rel

Waktu: Minggu, 26 April 2026.

Pukul: 20.00 s.d. 23.00 WIB.

Lokasi: Omah Pleret, Keputren, Pleret, Bantul, Yogyakarta.

Pengisi Acara: Campur Plus dengan dipandu oleh MC Bardi CB.

Dukungan Teknis: Tata suara didukung oleh Java Sound Audio Sistem.

                           Foto : istimewa

Wadah Komunitas Jogja

Yogyakarta sendiri dikenal memiliki basis penggemar Koes Plus yang sangat besar. Romo Nurdi memperkirakan terdapat sekitar 30 hingga 40 kelompok komunitas yang aktif. Di Omah Pleret, kelompok-kelompok ini mendapatkan giliran untuk tampil dan unjuk gigi setiap pekannya.

Selain menjadi pusat hiburan di malam hari, Omah Pleret juga dikenal dengan sajian kulinernya, seperti Bubur Krecek yang menjadi andalan pada pagi hari.

Pesan Persaudaraan

Melalui kegiatan rutin ini, Romo Nurdi berharap para pecinta Koes Plus tetap menjaga kekompakan. Ia menekankan bahwa musik adalah sarana yang sangat efektif untuk membangun hubungan sosial yang positif.

“Tetap semangat, mari kita sama-sama melestarikan tembang kenangan karena ini bisa mempererat kekompakan persaudaraan sesama penggemar,” pungkasnya.

(Red / Erwin)

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringati Hari Kartini, Ratusan Peserta Bakal “Napak Tilas” Budaya dalam Balutan Kebaya dan Surjan di Yogyakarta

Berita Unggulan

Wabup Sleman Dorong Pelestarian Budaya Lewat Kirab Budaya dan Nyadran di Padukuhan Beran Kidul

Berita Unggulan

Pemkab Sleman Gandeng Kejati DIY, Perkuat Sinergi Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana

Berita Unggulan

KAI Daop 6 Yogyakarta Berbagi 250 Paket Sembako untuk Porter

Berita Unggulan

Pastikan Pembangunan Fisik Penuhi Standar, Tim Monev Tinjau Lapangan

Daerah

Menuju Batang Mandiri dan Berdaya Saing: ini 8 Misi Pembangunan RPJMD 2025–2029

Berita Unggulan

Grand Final Jogja Fashion Parade 2025 Tampilkan Inovasi Batik dan Lurik Sleman, Ini Daftar Pemenangnya

Agama

Pesan ‘Otak Atik Gathuk’ dalam Memuliakan Manusia