Breaking News

Home / Berita Unggulan / Bisnis / Ekonomi / Favorite / Nasional

Rabu, 22 April 2026 - 12:18 WIB

Ekspor Kelapa Sumsel Tembus Pasar Global, Nilainya Capai Rp1,6 Miliar

Ekspor kelapa Sumsel tembus pasar global senilai Rp1,6 miliar, dorong peran wirausaha muda dan pertumbuhan ekonomi daerah. foto: Istimewa

Ekspor kelapa Sumsel tembus pasar global senilai Rp1,6 miliar, dorong peran wirausaha muda dan pertumbuhan ekonomi daerah. foto: Istimewa

Palembang, Nasionalku.com – Produk turunan kelapa asal Sumatera Selatan berhasil menembus pasar internasional dengan nilai ekspor mencapai Rp1,6 miliar. Pencapaian ini menjadi sinyal kuat peningkatan hilirisasi komoditas unggulan daerah sekaligus penguatan peran generasi muda dalam sektor ekspor.

Momentum tersebut ditandai dalam kegiatan Sultan Muda XporA 2026 yang digelar di Kantor Otoritas Jasa Keuangan di Palembang, Selasa (21/4/2026).

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang membuka kegiatan tersebut, mengapresiasi antusiasme generasi muda dalam mengembangkan usaha sekaligus mendorong ekspor.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat 9.008 pemuda yang tergabung dalam komunitas Sultan Muda (Sumsel Pertanian Mandiri dan Wirausaha Muda), aktif membangun usaha produktif di berbagai sektor.

“Anak muda harus menjadikan usaha sebagai bagian dari minat agar tumbuh keseriusan. Progresnya sudah terlihat, pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,35 persen secara tahunan,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, capaian ini harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperluas pasar hingga ke level global. Ia juga mendorong pelaku usaha muda yang telah berhasil untuk menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

Baca Juga:  Gebyar UMKM Mantrijeron 2025: Dari Senam Pagi hingga Fashion Show, Warga Siap Rayakan Kemandirian Lokal

Kepala OJK Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung penguatan ekosistem kewirausahaan muda. Dukungan tersebut mencakup peningkatan literasi keuangan hingga penguatan sistem pembayaran digital.

“Jika ekosistem ini terus berkembang, dampaknya akan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bakti Sasongko, mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan OJK dalam mendorong ekspor sebagai penggerak ekonomi.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa akselerasi ekspor merupakan salah satu penopang utama ekonomi daerah. Sinergi ini perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Kegiatan Sultan Muda XporA 2026 sekaligus menjadi ruang kolaborasi untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, serta melahirkan eksportir baru dari Sumatera Selatan.

Dengan penguatan peran generasi muda dan dukungan lembaga keuangan, Sumsel optimistis mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis ekspor secara berkelanjutan. (Hs)

Sumber: Infopublik.id

Share :

Baca Juga

Berita Unggulan

Jelang Diresmikan Presiden Prabowo, 80 Ribu Kopdes Merah Putih Telah Terbentuk

Berita Unggulan

Guru MAN 2 Rembang Raih Prestasi Gemilang, Terpilih Jadi Penulis Teks Utama Buku Mapel Fikih Berbahasa Arab

Berita Unggulan

RAKERDA GIPI DIY 2025 Fokuskan Komitmen Bersama dan Harmonisasi Program Pariwisata

Berita Unggulan

Irjen Kementerian ATR/BPN Saksikan Penandatanganan SKB Timnas PK dan Aksi Pencegahan Korupsi 2025-2026, Simak Komitmen Kementerian ATR/BPN!

Berita Unggulan

PSIS Semarang Janji Main Agresif Lawan Persib Bandung di BRI Liga 1 2024/25

Berita Unggulan

JCWF 2025 Week #4 Hadirkan Wellness Berbasis Budaya: Keluarga, Inner Child, dan Keindahan Alam

Agama

Masjid Dulayel Al Thumayri Diresmikan di SD Muhammadiyah Karangwaru, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa

Berita Unggulan

Industri Rendang Kian Menggeliat, Kemenperin Genjot Ekspansi Pasar Lewat Inovasi dan Kolaborasi